Terkadang kita tidak sadar betapa beruntungnya kita semua.
Bahkan bila dibandingkan dengan nabi Adam a.s, kita ini lebih dari beruntung.
Beliau diciptakan sendirian, tanpa mengenal kasih sayang seorang ibu atau ayah.
Kemudian diciptakan sang Hawa sebagai pendampingnya, tapi beliau belum tau mana yang baik mana yang buruk, sampai akhirnya beliau tak dapat membendung nafsunya.
Sampai diturunkanlah beliau kedunia ini.
Kemudian nabi Isa a.s, beliau dilahirkan tanpa seorang ayah, tidak tahu bagaimana rasanya kasih sayang seorang ayah.
Sedangkan kita, kita memiliki orang tua yang lengkap, kasih sayang yang cukup, tau mana yang baik mana yang buruk, sehingga kita dapat memilih jalan hidup kita sendiri.
Bahkan kita lebih beruntung dari seorang nabi Allah.
Coba renungkan betapa beruntungnya diri kita, tapi kita tidak sadar akan semua rahasia tuhan ini, kita hanya bisa menyalahkan tuhan dan nasib kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar