Pemuda itu pun berpikir kembali, " Apa mungkin salah dari nabi Adam, coba kalau beliau tidak memakan buah terlarang itu, pasti kita semua masih disurga, karna kita adalah keturunanya".
Tapi iblis lah yang menghasut nabi Adam, apakah iblis yang di salahkan?
Tapi itu adalah tugasnya, kenapa juga nabi Adam mau di hasut oleh iblis?
Lalu kenapa iblis diciptakan, padahal sifatnya hanya ingin menjerumuskan, iri dan dengki.
Dan kenapa juga harus ada baik dan buruk?
Kenapa gak baik semua saja?
Kenapa surga dan neraka di ciptakan, kenapa gak surga saja?
Semua jawaban tersebut ada pada diri kita, diri kitalah yang menentukan arah hidup kita, baik hidup sekarang maupun kehidupan mendatang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar